Editorial · Vintage

Tema Unspoken Letter

Editorial · Vintage

Unspoken Letter dibangun di sekitar satu gagasan: kata-kata yang lama dipendam, akhirnya ditulis dan disampaikan. Gerakannya mengikuti gagasan itu — elemen masuk dari buram menuju jernih, seolah kalimat yang perlahan menemukan bentuknya. Kertasnya krem vintage, tintanya gelap kecokelatan, dan aksen merah tua muncul sedikit saja sebagai penanda.

Tipografinya sengaja mencampur serif klasik dengan huruf mesin ketik, sehingga terasa seperti surat yang diketik lalu ditandatangani tangan. Setiap bagian ditulis dengan nada korespondensi: judul pendek seperti kepala surat, pengantar satu kalimat seperti catatan tangan. Undangan ini terbaca personal, bukan formal.

Cocok untuk: Pasangan yang ingin undangan terasa seperti surat pribadi, hangat dan tidak kaku.

Lihat pratinjau Unspoken Letter

Pratinjau memakai data contoh. Semua teks dan foto di dalamnya bisa kalian ganti sendiri.

Palet warna

Warna di bawah ini yang dipakai tema Unspoken Letter sebagai dasar. Warna-warna ini melekat pada temanya dan tidak diubah per undangan — yang kalian ganti adalah teks dan foto.

  • Latar#F7F3EA
  • Teks#332B26
  • Aksen#9E2A2B

Tipografi

Tiap tema memakai kombinasi huruf yang sudah dipasangkan, jadi kalian tidak perlu memilih font sendiri.

  • Cormorant GaramondJudul
  • Courier PrimeIsi teks
  • Pinyon ScriptNama pasangan

Bagian yang tersedia

Undangan dengan tema ini terdiri dari 13 bagian. Bagian yang datanya tidak kalian isi akan disembunyikan otomatis, jadi undangan tetap rapi meski tidak semuanya dipakai.

  • Sampul pembuka
  • Nama mempelai
  • Kutipan
  • Profil kedua mempelai
  • Hitung mundur
  • Detail acara
  • Cerita cinta
  • Galeri foto
  • Rundown acara
  • Dress code
  • Amplop digital
  • RSVP & buku tamu
  • Penutup

Cara tamu menyusurinya

Tamu menyusurinya dengan menggulir dari atas ke bawah seperti halaman biasa, jadi tidak ada yang perlu dipelajari lebih dulu.

Semua fitur inti tetap sama di tema mana pun: konfirmasi kehadiran, buku tamu, tautan personal per tamu, peta lokasi, galeri, dan amplop digital. Yang membedakan antar tema adalah tampilan dan geraknya, bukan kelengkapan fiturnya.

Tema lain

Kalau tema ini belum pas, koleksi lainnya bisa dilihat langsung:

  • HydrangeaLakeside blooms, quiet vows
  • VeloraBordeaux malam, sumpah abadi
  • AureliaGolden hour, villa Mediterania
  • NoctivelleNavy dusk, glasshouse depth, soft parallax vows
  • CartoucheCut to Shape — stationery premium yang di-die-cut khusus untuk satu Lot
  • VellumMeja pusaka — objek fisik tilted di atas beludru oxblood

Langkah berikutnya