Cara membuat undangan website pernikahan

Rata-rata satu undangan lengkap selesai dalam 15–30 menit, dan tidak harus dikerjakan dalam sekali duduk. Di bawah ini alurnya dari awal sampai hari H, termasuk hal-hal yang biasanya baru ditanyakan setelah membeli.

  1. Pilih tema dan paket

    Mulai dari koleksi tema. Tiap tema bisa dibuka pratinjaunya lebih dulu, jadi kalian melihat gerak dan tipografinya secara langsung, bukan menebak dari gambar kecil.

    Paket dipilih menyusul dan tidak mengunci pilihan tema — tema masih bisa diganti selama undangan belum dibagikan, tanpa perlu mengetik ulang data yang sudah masuk.

  2. Aktifkan akses

    Kalian bisa langsung mencoba gratis 5 hari dengan akses penuh, atau langsung mengambil paket berbayar. Keduanya membuka editor yang sama.

    Kalau memilih paket berbayar, akses terbuka otomatis begitu pembayaran terkonfirmasi — tidak perlu menunggu konfirmasi manual dari kami.

  3. Isi data lewat dashboard terpandu

    Pengisian dipecah menjadi bagian-bagian: data mempelai, detail acara, rundown, lokasi, galeri, cerita cinta, dress code, musik, dan amplop digital. Kalian mengerjakannya satu per satu, bukan berhadapan dengan satu formulir raksasa.

    Setiap perubahan tersimpan otomatis. Kalau kalian tutup halaman di tengah pengisian — baterai habis, atau sekadar ingin lanjut besok — isian yang sudah masuk tetap ada saat kembali. Tidak ada tombol simpan yang bisa terlupa.

  4. Pratinjau, lalu publikasikan

    Sebelum dibagikan, kalian melihat undangan persis seperti yang akan dilihat tamu, lengkap dengan gerak dan musiknya. Ini saat yang tepat mengecek ejaan nama, jam acara, dan titik peta.

    Publikasi membuat tautan undangan bisa dibuka orang lain. Setelah ini pun isinya masih bisa diubah — tautannya tidak berganti.

  5. Buat tautan personal untuk tamu

    Dari daftar tamu di dashboard, tiap nama bisa dibuatkan tautan sendiri. Saat tamu membukanya, nama mereka muncul di halaman sampul.

    Daftar tamu bisa disusun bertahap. Kalian tidak perlu punya daftar lengkap sejak awal — tambahkan siapa pun kapan pun selama undangan masih aktif.

  6. Pilih gaya pesan dan tampilan tema

    Tersedia beberapa gaya pesan pengantar siap pakai, jadi kalian tidak menyusun kalimat dari nol untuk setiap orang.

    Gaya pesan tertentu bisa dipasangkan dengan tampilan tema yang berbeda — misalnya lebih formal untuk keluarga, lebih santai untuk teman. Data acaranya tetap satu dan sama.

  7. Sebar, lalu pantau responsnya

    Berbagi ke WhatsApp atau Instagram cukup satu klik per tamu dari daftar yang sama.

    Setelah itu dashboard merekap konfirmasi kehadiran, jumlah orang yang datang, ucapan yang masuk, dan berapa kali undangan dibuka — sehingga kalian tahu siapa yang belum membuka undangannya dan perlu diingatkan.

Langkah berikutnya